PINCALANG GADIH

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 14 Januari 2026

Di Bawah Komando Kapolda Sumbar, Ditreskrimum Bongkar Penipuan Oknum Bhayangkari


PADANG, SUMBAR | Ketegasan Kapolda Sumatera Barat dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu kembali menuai apresiasi publik. Kali ini, ucapan terima kasih datang langsung dari para korban penipuan yang dilakukan oleh seorang oknum Bhayangkari, setelah pelaku berhasil ditangkap dan ditahan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar.

Para korban mendatangi kantor media MP.ID di Kota Padang untuk menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas keseriusan Kapolda Sumbar dalam mengawal penanganan perkara yang sempat membuat mereka kehilangan harapan akibat kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah.

Raut lega dan haru tampak jelas di wajah para ibu rumah tangga korban penipuan. Mereka mengaku sempat merasa putus asa, terlebih karena pelaku kerap mengklaim dirinya kebal hukum. Namun keyakinan para korban kembali tumbuh setelah Kapolda Sumbar memerintahkan jajaran Ditreskrimum untuk menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan.

Kasus penipuan ini bermula dari hubungan pertemanan di lingkungan taman kanak-kanak yang berlokasi di Jalan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Pelaku, Miki Fatmalasari, memanfaatkan kedekatan emosional yang terjalin karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama. Intensitas pertemuan setiap hari membuat para korban tidak menaruh kecurigaan sedikit pun.

Kedekatan itu kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Miki Fatmalasari mengaku sebagai distributor sembako dengan harga murah, seperti minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk menambah kepercayaan korban, pelaku juga mengklaim sebagai istri anggota Polri dan bagian dari Bhayangkari, sehingga meyakinkan bahwa dirinya tidak mungkin berbuat curang.

Di bawah pengawasan Kapolda Sumbar, jajaran Ditreskrimum kemudian mengungkap bahwa pelaku secara sistematis memanfaatkan status sosial tersebut sebagai tameng. Melalui status WhatsApp, pelaku rutin memposting penawaran paket sembako murah dengan sistem pembayaran di muka dan pengiriman yang dijanjikan dalam rentang waktu satu minggu hingga satu bulan.

Namun, hingga waktu yang dijanjikan tiba, barang tidak pernah dikirim. Pelaku menghilang, sulit dihubungi, hingga akhirnya nomor telepon selulernya tidak lagi aktif. Merasa tertipu, para korban akhirnya melapor ke Polda Sumatera Barat.

Laporan tersebut mendapat perhatian serius dari Kapolda Sumbar, yang kemudian menginstruksikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Tedy Fanani beserta jajarannya untuk bergerak cepat. Penyelidikan intensif dilakukan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.

“Penanganan laporan kami sangat cepat dan profesional. Kami benar-benar merasakan kehadiran negara melalui kinerja Kapolda dan Ditreskrimum Polda Sumbar,” ungkap salah seorang korban.

Para korban secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Tedy Fanani, Kasubdit I Ditreskrimum Kompol Dr. Burahim Boer, S.H., M.H., serta Kanit I Subdit I Ditreskrimum Iptu Edi JP, S.H., yang dinilai bekerja maksimal hingga pelaku berhasil ditangkap dan kini ditahan.

Saat ini, oknum Bhayangkari tersebut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum hingga ke persidangan. Para korban berharap proses hukum berjalan tegas dan adil sebagai bentuk komitmen Kapolda Sumbar dalam menegakkan supremasi hukum.

“Penangkapan ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar, tidak ada yang kebal hukum,” tegas para korban.

Di akhir pernyataannya, para korban mengimbau masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, agar tidak takut melapor jika mengalami penipuan. Mereka menilai keberanian masyarakat melapor merupakan bagian penting dari upaya Kapolda Sumbar dan jajaran Ditreskrimum dalam menciptakan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat.

“Polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat. Kami sudah membuktikannya sendiri,” tutup para korban.


TIM

Kamis, 18 Desember 2025

Kapolri Beri Motivasi dan Apresiasi kepada Anggota Polri Terdampak Bencana di Sumbar


Padang — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si memberikan motivasi dan apresiasi kepada anggota Polri di wilayah Polda Sumatera Barat yang terdampak bencana alam, saat menyerahkan bantuan kemanusiaan di Polsek Koto Tengah, Kota Padang, Kamis (18/12/2025).

Kapolri menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para personel, sekaligus menyampaikan penghargaan atas dedikasi anggota Polri yang tetap menjalankan tugas dengan baik meskipun tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Saya mendapat laporan bahwa banyak rumah rekan-rekan yang terdampak. Namun, di tengah musibah tersebut, rekan-rekan tetap melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk loyalitas dan pengabdian yang luar biasa,” ujar Kapolri.

Sebanyak 170 personel Polri tercatat terdampak bencana di wilayah Polda Sumbar. Untuk itu, Kapolri menyerahkan 170 paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari sebagai bentuk dukungan nyata dari pimpinan Polri.

Kapolri juga memberikan semangat kepada seluruh personel agar tetap kuat dan optimistis, serta menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan soliditas di tengah ujian.

“Tetap semangat, terus berikan pengabdian terbaik. Tunjukkan bahwa Polri selalu dekat dengan masyarakat dan bekerja dengan tulus,” tegas Kapolri.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di tengah situasi bencana, Polri tidak hanya hadir untuk masyarakat, tetapi juga memastikan anggotanya mendapatkan perhatian, dukungan, dan penguatan moril dari pimpinan.

Wujud Empati, Kapolri Beri Bantuan kepada Anggota Polri Korban Bencana di Sumbar


Padang — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menunjukkan kepedulian dan empati kepada anggota Polri yang terdampak bencana alam di wilayah Polda Sumatera Barat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan, Kamis (18/12/2025).

Pemberian bantuan dilaksanakan secara simbolis di Polsek Koto Tengah, Jalan Adi Negoro, Lubuk Buaya, Kota Padang, sekitar pukul 13.00 WIB, sebagai bentuk perhatian langsung pimpinan Polri terhadap kondisi personel yang terdampak musibah.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 170 personel Polri terdampak bencana alam di wilayah tersebut. Mereka terdiri dari 61 personel Polda Sumbar, 106 personel Polresta Padang, dan 3 personel Polsek Koto Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri menyerahkan 170 paket bantuan kepada personel terdampak. Setiap paket berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan harian, antara lain beras, mie instan, gula, minyak goreng, sarden, susu, biskuit, sosis, pakaian dalam, sarung, handuk, selimut, perlengkapan mandi, serta obat-obatan ringan.

Kapolri menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan institusi Polri bagi anggotanya yang tengah mengalami musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban personel dan keluarganya, sekaligus menjadi penguat moril di tengah situasi sulit.

“Polri tidak akan pernah meninggalkan anggotanya. Di saat rekan-rekan mengalami musibah, institusi hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan anggota tetap mendapat perhatian,” ujar Kapolri.

Kamis, 23 Oktober 2025

Pergantian Kajati Sumbar Tandai Penyegaran Besar di Tubuh Kejaksaan RI


Jakarta | Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 17 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) baru, termasuk Muhibuddin yang resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat, Kamis (23/10/2025). Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, dalam suasana khidmat dan penuh makna.

Upacara pengambilan sumpah jabatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Ketua Komisi Kejaksaan Pujiyono Suwadi, Plt. Wakil Jaksa Agung Asep N. Mulyana, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, serta Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat bersama jajaran.

Dalam pelantikan tersebut, Jaksa Agung menetapkan sejumlah pejabat untuk memimpin Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi. Di antaranya, Muhibuddin sebagai Kajati Sumatera Barat, Chatarina Muliana (Bali), Sutikno (Riau), Sugeng Hariadi (Jambi), Hermon Dekristo (Jawa Barat), dan Didik Farkhan Alisyahdi (Sulawesi Selatan).

Muhibuddin menggantikan Yuni Daru Winarsih, yang sebelumnya memimpin Kejaksaan Tinggi Sumbar dengan sejumlah capaian penting di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Dengan pengalaman panjang di institusi Adhyaksa, Muhibuddin diharapkan dapat melanjutkan dan memperkuat kinerja Kejati Sumbar, terutama dalam mengawal keadilan dan integritas di ranah hukum daerah.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung Burhanuddin menegaskan bahwa rotasi jabatan di tubuh Kejaksaan adalah bagian dari mekanisme penyegaran dan penguatan kinerja lembaga. “Pergantian pejabat merupakan langkah penting dalam penyesuaian organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Burhanuddin juga menekankan bahwa Kepala Kejati merupakan ujung tombak penegakan hukum di daerah, sehingga dituntut tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. “Segera optimalkan penanganan perkara tindak pidana korupsi di wilayah kerja masing-masing. Evaluasi akan dilakukan terhadap satuan kerja yang minim produk penanganan perkara,” tegasnya.

Selain itu, ia berpesan agar para Kepala Kejati yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan membangun hubungan sinergis dengan Forkopimda, aparat penegak hukum lain, serta masyarakat. “Jaga integritas, adab, dan etika dalam menjalankan tugas. Pegang teguh doktrin Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman moral,” tambahnya.

Pelantikan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi para pejabat lama yang telah menyelesaikan masa baktinya. Jaksa Agung menyampaikan terima kasih atas pengabdian mereka, serta kepada keluarga yang mendukung perjalanan tugas para pejabat Adhyaksa.

Bagi Sumatera Barat, hadirnya Muhibuddin sebagai Kajati baru membawa harapan baru akan semakin kuatnya sinergi antara penegakan hukum dan kepentingan masyarakat. Publik berharap kepemimpinan baru ini menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga Kejaksaan di daerah.

Pelantikan serentak para Kajati ini menjadi simbol penyegaran besar di tubuh Kejaksaan RI. Diharapkan, para pejabat baru dapat membawa semangat integritas, profesionalisme, dan kejujuran dalam menegakkan hukum secara adil dan beradab di seluruh Indonesia.

Catatan Redaksi:

Pergantian kepemimpinan di institusi Kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diharapkan mampu memperkuat kinerja dan menjaga marwah hukum di Indonesia.


TIM RMO

Minggu, 19 Oktober 2025

Kejati Sumbar Dapat Pemimpin Baru, Muhibuddin Dianggap Sosok Tegas dan Visioner


SUMBAR | Senin, 20 Oktober 2025 menjadi hari penting bagi jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat. Lembaga penegak hukum itu resmi mengalami pergantian pimpinan, dengan dilantiknya Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar menggantikan Yuni Daru Winarsih yang mendapat penugasan baru di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Pergantian pucuk pimpinan ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 854 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 13 Oktober 2025. Rotasi tersebut merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi dan promosi jabatan bagi 73 pejabat kejaksaan di seluruh Indonesia.

Masyarakat dan kalangan pemerhati hukum di Sumatera Barat menyambut positif pergantian tersebut. Mereka menilai, kehadiran Muhibuddin akan membawa semangat baru bagi Kejati Sumbar dalam memperkuat integritas, mempercepat penanganan perkara, dan menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.

“Ibu Yuni Daru telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi selama bertugas di Sumatera Barat. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan ketegasannya dalam menjaga marwah kejaksaan di daerah ini. Kini, kami berharap Bapak Muhibuddin mampu melanjutkan bahkan memperkuat capaian tersebut,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Padang.

Selama masa kepemimpinannya, Yuni Daru dikenal sebagai figur jaksa yang berkomitmen pada transparansi dan kolaborasi lintas lembaga. Ia aktif mendorong program penerangan hukum bagi masyarakat dan memperkuat koordinasi antara Kejaksaan, kepolisian, serta pemerintah daerah.

Sementara Muhibuddin, sosok pengganti yang kini dipercaya memimpin Kejati Sumbar, bukan nama baru dalam dunia Adhyaksa. Ia dikenal memiliki rekam jejak yang panjang dan konsisten dalam bidang penegakan hukum. Sebelum ditugaskan ke Sumatera Barat, Muhibuddin pernah menduduki sejumlah posisi penting di Kejati dan Kejagung, dengan reputasi sebagai pemimpin yang tegas dan solutif.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi simbol keberlanjutan komitmen Kejaksaan dalam memperkuat kepercayaan publik dan membangun profesionalisme aparatur hukum di daerah. Dalam arahannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa rotasi jabatan adalah langkah strategis untuk menjaga dinamika, menyegarkan semangat kerja, dan memastikan kinerja lembaga terus meningkat.

“Masing-masing pejabat memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga nama baik institusi. Rotasi ini bukan semata administrasi, tetapi amanah untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum,” tegas Burhanuddin dalam pernyataannya.

Kini, tongkat estafet Kejati Sumbar resmi beralih. Masyarakat berharap Muhibuddin dapat menghadirkan wajah kejaksaan yang semakin terbuka, humanis, dan berwibawa. Dengan dukungan seluruh jajaran Adhyaksa di Sumatera Barat, Kejati di bawah kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga stabilitas hukum serta memperkuat peran kejaksaan dalam pelayanan publik.

“Selamat bertugas kepada Ibu Yuni Daru Winarsih di tempat pengabdian baru, dan selamat datang kepada Bapak Muhibuddin di Ranah Minang. Semoga Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat semakin jaya dan profesional dalam menegakkan keadilan,” demikian harapan yang disampaikan sejumlah tokoh hukum dan masyarakat.

Catatan Redaksi:

Pergantian pimpinan di Kejati Sumbar menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.

Redaksi mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Muhibuddin sebagai Kajati Sumbar yang baru, serta apresiasi atas dedikasi Ibu Yuni Daru Winarsih selama bertugas di Sumatera Barat.

Semoga tongkat estafet kepemimpinan ini membawa semangat baru bagi kejaksaan yang berintegritas dan berkeadilan.


TIM RMO

Senin, 13 Oktober 2025

Asintel Kejati Sumbar Dr. Efendri Eka Saputra Ajak Siswa SMKN 9 Padang Bijak Bermedia Sosial


PADANG, SUMBAR | Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) kembali melaksanakan program edukatif bertajuk “Jaksa Mengajar”, Senin (13/10/2025) pagi, di SMK Negeri 9 Padang.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Dr. Efendri Eka Saputra, S.H., M.H.

Program yang telah menjadi agenda rutin Kejati Sumbar ini diikuti oleh siswa kelas XI sebanyak delapan kelas, dengan delapan orang jaksa turut serta sebagai pengajar. Tema yang diangkat kali ini adalah “Bijak Bermedia Sosial”, yang sangat relevan dengan kehidupan pelajar di era digital.

Dr. Efendri menjelaskan, kegiatan ini merupakan pertemuan ketiga dari total enam kali pertemuan dalam satu semester pembelajaran.

“Alhamdulillah, kegiatan Jaksa Mengajar di SMK Negeri 9 Padang berjalan lancar. Anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran hari ini. Kami berharap semangat ini terus berlanjut hingga pertemuan berikutnya, sehingga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Edukasi Etika Digital dan Kesadaran Hukum

Dalam sesi pembelajaran, para siswa mendapat pemahaman mendalam mengenai etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial, termasuk batasan hukum di ruang digital serta pentingnya menjaga jejak digital yang positif.

Antusiasme tinggi tampak dari interaksi para pelajar yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan para jaksa pengajar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kejati Sumbar dalam membangun kesadaran hukum sejak dini dan mencegah potensi pelanggaran hukum di kalangan pelajar. Melalui pendekatan edukatif ini, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas bermedia, taat hukum, dan berintegritas.

Hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Sumbar

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Suryanto, M.Pd., yang sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program.

Dalam sambutannya, Suryanto menyampaikan apresiasi kepada Kejati Sumbar atas konsistensinya dalam menghadirkan edukasi hukum ke dunia pendidikan.

“Kami sangat mendukung program Jaksa Mengajar sebagai upaya mengenalkan hukum sejak dini kepada peserta didik. Kegiatan ini penting untuk membentuk kesadaran hukum dan karakter positif di kalangan pelajar,” ujar Suryanto.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 9 Padang, Dr. Syamsul Mardan, yang mengungkapkan rasa syukur atas keberlanjutan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan pertemuan ketiga dalam program Jaksa Mengajar. Antusiasme siswa luar biasa, apalagi tema yang dibahas sangat dekat dengan kehidupan mereka. Sebelumnya juga telah diangkat tema antikorupsi yang sangat relevan. Kami berharap program ini terus berlanjut agar siswa memiliki pemahaman yang kuat tentang hukum,” ungkapnya.

Program Berlanjut ke Sekolah-sekolah Lain

Program “Jaksa Mengajar” sebelumnya telah sukses dilaksanakan di SMAN 1 Padang dan SMK Negeri 5 Padang, dan akan terus diperluas ke berbagai sekolah di wilayah Sumatera Barat.

Melalui kegiatan ini, Kejati Sumbar menegaskan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik masyarakat hukum yang aktif membangun generasi muda berkarakter, beretika, dan sadar hukum sejak di bangku sekolah.

Catatan Redaksi:

Program Jaksa Mengajar merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia untuk memperkuat literasi hukum di dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, jaksa hadir sebagai pendidik yang membumikan nilai-nilai keadilan, integritas, dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.


TIM RMO

Senin, 29 September 2025

Gegap Gempita di Pusako Bundo: Tim Lambut Divre II Sumbar Rebut Gelar Juara


Padang, 29 September 2025 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Divre II Sumbar) mencetak sejarah baru di dunia E-Sport perusahaan. Tim internal Divre II Sumbar, yang menamakan diri Lambut, sukses meraih Juara 1 Nasional Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 KAI.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung serentak di 17 kota di Indonesia, termasuk Padang, dan dipusatkan pada peresmian E-Sports Center KAI di Jakarta. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, membuka langsung turnamen dari Stasiun Gambir dengan sambutan yang penuh semangat. Acara tersebut juga disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting sehingga seluruh daerah peserta bisa ikut menyaksikan secara real-time.

Suasana Meriah di Aula Pusako Bundo Padang

Di Kota Padang, turnamen berlangsung di Aula Pusako Bundo. Sejak pagi, ratusan peserta sudah memenuhi ruangan dengan atribut khas tim masing-masing. Layar besar di depan aula menayangkan pertandingan yang berjalan sengit, sementara suara sorak penonton bergema setiap kali hero favorit mereka berhasil menumbangkan lawan.

Atmosfer kompetisi terasa semakin seru karena peserta bukan hanya dari internal KAI, tetapi juga masyarakat umum. Total ada 42 tim yang bertanding: 40 tim dari masyarakat umum (200 orang) serta 2 tim internal KAI (10 orang). Kehadiran Kepala Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, beserta jajaran manajemen, menambah semangat para pemain yang berlaga mewakili daerahnya.

Pertarungan Penuh Strategi

Setiap pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. Game demi game memperlihatkan bagaimana E-Sport telah berkembang menjadi olahraga kompetitif yang membutuhkan strategi, refleks cepat, serta kekompakan tim. Tim Lambut dari Divre II Sumbar tampil percaya diri sejak babak penyisihan.

Menghadapi lawan tangguh dari berbagai kota, termasuk tim-tim favorit dari Daop 8 Surabaya dan Daop 1 Jakarta, Tim Lambut berhasil menunjukkan kelasnya. Koordinasi yang solid, keberanian dalam mengambil risiko, serta penguasaan hero yang cermat menjadi kunci keberhasilan mereka menembus babak final dan akhirnya keluar sebagai juara nasional.

Daftar Lengkap Pemenang

Berikut daftar pemenang turnamen E-Sport MLBB HUT ke-80 KAI:

Kategori Umum (Divre II Sumbar)

Juara 1: Gyro X Obit

Juara 2: Twoxvincare

Juara 3: Lakas sa Grabe

Kategori Internal KAI (Nasional)

Juara 1: Divre II Sumatera Barat (Tim Lambut)

Juara 2: Daop 8 Surabaya

Juara 3: Daop 1 Jakarta

Apresiasi dari Pimpinan KAI Divre II Sumbar

Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengaku bangga atas capaian yang diraih tim internal Divre II Sumbar.

“Selamat kepada seluruh pemenang, terutama Tim Lambut yang telah mengharumkan nama Divre II Sumbar di tingkat nasional. Prestasi ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang semangat kebersamaan, disiplin, dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain. Kami berharap kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan KAI untuk terus berprestasi di bidang apa pun, baik di dunia digital maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.

Lebih jauh, Reza menekankan bahwa turnamen ini menjadi salah satu bentuk transformasi KAI dalam mendekatkan diri dengan generasi muda. “Melalui E-Sport, KAI ingin menghadirkan wadah positif yang bisa menyalurkan bakat dan kreativitas anak bangsa. Dunia digital sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, dan kami ingin ikut berkontribusi dalam membangun ekosistem E-Sport di Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya,” tambahnya.

Makna Prestasi Bagi HUT ke-80 KAI

Prestasi gemilang Tim Lambut hadir di momentum yang tepat. HUT ke-80 KAI tahun ini mengusung semangat inovasi, transformasi, dan kebersamaan. Dengan kemenangan ini, Divre II Sumbar tidak hanya membawa pulang trofi juara, tetapi juga mempersembahkan kado istimewa bagi ulang tahun perusahaan.

E-Sport sendiri dipilih KAI sebagai salah satu cabang kegiatan perayaan karena dinilai mampu menyatukan karyawan dan masyarakat dalam wadah yang kreatif, menyenangkan, sekaligus kompetitif. Ajang ini juga membuktikan bahwa perusahaan transportasi kereta api tidak kaku dalam menghadapi perkembangan zaman. Sebaliknya, KAI adaptif dan mampu bergerak seiring dengan tren generasi muda.

Harapan ke Depan

Ke depan, KAI berencana menjadikan turnamen E-Sport sebagai agenda rutin tahunan. Selain menjadi wadah hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang digital.

“Prestasi ini hanyalah awal. Kami percaya masih banyak potensi luar biasa dari generasi muda, baik dari internal KAI maupun masyarakat luas. Semoga event seperti ini terus berkembang, sehingga bisa melahirkan atlet E-Sport profesional yang membawa nama Sumatera Barat dan Indonesia ke kancah internasional,” kata Reza.

Catatan Redaksi

Naskah ini merupakan siaran pers resmi dari KAI Divre II Sumbar. Redaksi menayangkan ulang dengan penyesuaian gaya bahasa agar lebih mudah dipahami pembaca nasional.


TIM

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi